Kamis, 09 Februari 2017

Nanda

Apa Khasiat Kayu Stigi

Kayu stigi Nusa Barong (pemphis acidula) jadi salah satu pohon serta kayu yang dipercaya mempunyai tuah (kekuatan gaib). Bahkan diantara kayu-kayu bertuah lainnya semisal dewandaru, nagasari, serta pulai, stigi dianggap sebagai raja kayu bertuah.

Wajar kalau akhirnya tumbuhan semak pesisir dengan nama stigi atau centigi ini dijadikan jimat serta penyerap racun sesampai populer di kalangan pelsaya metafisika. Selain tenar serta dianggap mempunyai kekuatan ghaib oleh kalangan metafisika, stigi (pemphis acidula) juga jadi tanaman favorit pencinta bonsai.

Karakteristik batang liontin kayu bertuah, percabangan, daun, bunganya, serta daya tahan tanaman jadikan santigi sebagai bahan bonsai berkelas mahal. Kayu serta pohon stigi dikenal dengan beragam nama lokal. Nama-nama lokal itu antara lain centigi, cantinggi, drini, kastigi, mentigi, setigi, sentigi, santigi, serta santiki.

Nama latin tumbuhan bertuah ini merupakan pemphis acidula j.r. Forst. & g. Forst. Nama ini mempunyai beberapa nama sinonim mirip lythrum pemphis l., mangium porcellanicum rumph., melanium fruticosum spreng., pemphis angustifolia roxb., serta pemphis setosa blanco.

Penamaan tumbuhan ini bisubil dari kata “pemphis” (yunani), yang berarti “bengkak”, yang mengacu pada buahnya ketika matang; serta kata “acidula” (latin), yang berarti masam, yang merujuk ke rasa daunnya. Pohon setigi dan gelang kayu kalimasada (pemphis acidula) merupakan tumbuhan perdu yang tumbuh di kawasan pesisir berkarang, berbasir, atau di tepi hutan mangrove.

Tumbuh di kawasan beriklim tropis yang tersebar luas di pesisir asia selatan yang meliputi indonesia, filipina, malaysia, singapura, thailand, vietnam, serta srilanka. Juga hidup di pesisir australia bagian utara, papua nugini, kepulauan solomon, mikronesia, fiji, guam, kaledonia baru, serta palau. Pun di afika timur mirip maladewa , mozambik , tanzania, serta seychelles.

Pohon stigi liontin kayu bertuah atau santigi mempunyai tinggi rata-rata 4 meter, meskipun di beberapa kondisi mampu mencapai sampai 10 meter. Batang berkelok serta bengkok-bengkok dengan percabangan yang tidak teratur.

Kulit batang berwarna abu-abu sampai coklat tua serta bersisik (pecah-pecah). Daun tunggal serta tumbuh bersilangan. Berwarna hijau pucat, berdaging tebal, berbentuk elips atau lonjong bundar telur dengan panjang 1-3 cm serta lebar 0,3-1 cm